KILASJATIM.ID – Inovasi layanan kesehatan berbasis digital terus berkembang untuk memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan medis yang lebih dekat dan praktis. Melalui SiCare, Kabupaten Bondowoso menjadi titik awal pengembangan ekosistem layanan kesehatan berbasis rumah (homecare) yang menghubungkan masyarakat dengan tenaga kesehatan secara terintegrasi.

Layanan yang diinisiasi PT SOMA tersebut diperkenalkan melalui acara Grand Launching SiCare. Kehadirannya mendapat perhatian Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, yang menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dan sektor swasta dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Dalam pesannya pada peluncuran tersebut, Abdul Hamid Wahid menyampaikan bahwa perkembangan teknologi harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Pemanfaatan teknologi di bidang kesehatan diharapkan dapat menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses, praktis, aman, dan tetap mengedepankan profesionalitas.

Menurutnya, layanan kesehatan berbasis rumah menjadi salah satu pendekatan yang dapat mendekatkan pelayanan kepada keluarga. Melalui SiCare, masyarakat berpeluang mendapatkan perawatan dan pendampingan tenaga kesehatan langsung di rumah sesuai kebutuhan serta jenis layanan yang tersedia.

SiCare Bangun Ekosistem Kesehatan Berbasis Rumah

Direktur PT SOMA/SiCare, Teguh Susilo, S.H., M.I.Kom., menjelaskan bahwa SiCare tidak sekadar dirancang sebagai aplikasi pemesanan layanan kesehatan. Platform ini dikembangkan sebagai ekosistem kesehatan berbasis rumah yang menghubungkan pasien, keluarga, tenaga kesehatan, klinik, puskesmas, hingga rumah sakit.

Pengembangan SiCare bertumpu pada tiga komponen utama, yakni platform digital, Klinik Pratama SiCare, serta ekosistem pelayanan kesehatan berbasis rumah.

Melalui platform digital, masyarakat dapat mengakses layanan yang dirancang mencakup pemesanan tenaga kesehatan, pembayaran melalui payment gateway, pencatatan tindakan, hingga pelaporan. Sistem tersebut diharapkan membuat proses pelayanan lebih terstruktur dan terdokumentasi.

Sementara itu, Klinik Pratama SiCare menjadi bagian dari upaya mendukung pelayanan klinis sesuai ketentuan yang berlaku. Tenaga kesehatan yang terlibat diharapkan memenuhi persyaratan serta menjalankan tugas sesuai kompetensi dan kewenangan profesinya.

Layanan yang disiapkan meliputi perawat, caregiver, dan fisioterapis untuk memberikan pendampingan di rumah sesuai kebutuhan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, keselamatan pasien, verifikasi tenaga kesehatan, serta kepatuhan terhadap ketentuan di bidang kesehatan menjadi aspek penting.

SiCare Buka Peluang Kerja bagi Tenaga Kesehatan Muda Bondowoso

Selain mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi keluarga, SiCare juga membawa misi memperluas peluang kerja bagi tenaga kesehatan muda di Bondowoso.

Teguh menjelaskan, layanan kesehatan berbasis rumah berpotensi menjadi alternatif ruang kerja bagi lulusan keperawatan dan kebidanan yang belum terserap di fasilitas pelayanan kesehatan konvensional.

Melalui sistem kerja dan jenjang karier yang terarah, SiCare diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada tenaga kesehatan lokal untuk mengembangkan kompetensi, menambah pengalaman profesional, serta berkontribusi langsung kepada masyarakat.

Dengan demikian, kebutuhan keluarga terhadap layanan kesehatan di rumah diharapkan dapat berjalan beriringan dengan upaya memperluas kesempatan kerja di sektor kesehatan.

Pengembangan layanan ini juga membuka peluang bagi tenaga kesehatan lokal untuk mengambil peran dalam pemanfaatan teknologi digital di bidang kesehatan, khususnya dalam memberikan pendampingan kepada pasien di lingkungan rumah.

Bondowoso Jadi Titik Awal Ekspansi SiCare ke Tingkat Nasional

Teguh mengatakan, SiCare memilih Bondowoso sebagai titik awal pengembangan sebelum memperluas jangkauan layanan ke berbagai wilayah di Jawa Timur dan Indonesia.

Langkah tersebut membuka peluang bagi Bondowoso untuk turut mengambil peran dalam perkembangan inovasi pelayanan kesehatan berbasis teknologi digital.

Aplikasi SiCare disebut telah tersedia melalui App Store untuk pengguna iOS dan Play Store bagi pengguna Android. Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses platform tersebut melalui perangkat masing-masing.

Meski demikian, keberhasilan pengembangan layanan kesehatan digital tidak hanya bergantung pada kemudahan penggunaan aplikasi. Konsistensi menjaga kualitas pelayanan, kompetensi tenaga kesehatan, keselamatan pasien, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Bupati Bondowoso Tekankan Kualitas Layanan dan Kepercayaan Masyarakat

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid berharap SiCare tidak hanya menunjukkan semangat pada masa awal peluncuran, tetapi juga mampu menjaga standar pelayanan secara konsisten dan berkelanjutan.

Kepercayaan masyarakat perlu menjadi perhatian utama agar inovasi layanan kesehatan digital tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata. Kemudahan akses harus diiringi dengan kualitas pelayanan, profesionalitas tenaga kesehatan, dan perhatian terhadap keselamatan pasien.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan tenaga kesehatan juga diharapkan terus diperkuat untuk mendukung peningkatan akses pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan menjadikan Bondowoso sebagai titik awal pengembangan, SiCare membawa visi menghubungkan teknologi digital, tenaga kesehatan profesional, dan kebutuhan keluarga dalam satu ekosistem pelayanan kesehatan berbasis rumah.

Inovasi ini diharapkan tidak hanya menghadirkan kemudahan melalui aplikasi, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus membuka peluang pengembangan tenaga kesehatan lokal. (PCV)